You are here : Home News News Interior Kantor yang Baik untuk Ruang Direksi

Interior Kantor yang Baik untuk Ruang Direksi

Ruang direksi bisa menjadi ruangan penentu untuk kesuksesan karir Anda. Jika Anda sendiri yang menempati ruangan ini, Anda tentu menginginkan segalanya menjadi sempurna. Ruang direksi selalu akan memiliki kesan powerful, berkuasa, dan juga representable. Karenanya, desain kantor untuk bagian ini sangat penting untuk diperhatikan sebagai salah satu usaha untuk menciptakan suasana yang menggambarkan posisi Anda di bagian direksi. Untuk membangun kesan seperti ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal, seperti penempatan meja, tata ruangan, pewarnaan, dan juga dekorasi.

Ruang direksi bisa menjadi sangat representatif ketika Anda mengundang klien yang sangat potensial di ruangan Anda. Anda tentu tidak akan membahas hal yang penting dengan klien yang sangat potensial di ruang rapat, bukan? Karenanya, Anda perlu memiliki desain kantor direksi yang memang dapat dijadikan ruang kerja Anda sekaligus ruangan untuk menerima klien yang penting. Tempatkan meja tepat di tengah-tengan ruangan. Jika perlu, hadapkan langsung pada pintu masuk ke ruangan Anda. Penempatan furniture lain, seperti sofa dan rak buku bisa menyesuaikan keperluan Anda. Namun, perhatikan kombinasi warna dan juga jenis perabotan. Jangan sampai klien Anda berpikir Anda masih memiliki selera yang kuno dengan menempatkan perabot kantor yang tua dan tidak modern.

Konsep pewarnaan juga sangat penting untuk membangun kesan yang representative bagi ruangan direksi. Anda tidak perlu memberikan kesan ceria dengan warna terang seperti di ruangan lainnya. Anda bisa menggunakan warna-warna netral yang bisa menciptakan kesan apa saja, seperti warna putih. Warna putih sebenarnya dapat memberi kesan yang netral, tetapi tetap elegan dan berwibawa. Namun, jika Anda menginginkan desain kantor direksi yang benar-benar ekstrem dengan tata ruangan yang mencekam dan menunjukkan kekuasaan, Anda bisa menggunakan warana cokelat atau warna tua yang lain. Meskipun demikian, anda harus berhati-hati dengan konsep pewarnaan karena hal ini bisa mempengaruhi mood Anda dalam bekerja.

Desain interior untuk ruang direksi sebenarnya tidak harus selalu berhubungan dengan kesan berkuasa atau powerful. Anda masih bisa menunjukkan kekusaan Anda tanpa harus mewakilkannya dari konsep interior ruangan Anda. Sebagai contoh, Anda bisa memanfaatkan desain kantor untuk ruang direksi yang terbuka sehingga Anda akan memiliki hubungan secara langsung dengan para staf Anda. Contoh yang lain, Anda juga bisa memberi space yang lebih besar dengan memberi batas berupa dinding kaca yang besar. Anda bisa sekaligus mengontrol kinerja karyawan Anda sekaligus melakukan aktifitas Anda.